Tampilkan postingan dengan label FISIOTERAPI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FISIOTERAPI. Tampilkan semua postingan

Program Fisioterapi Untuk Nyeri Punggung Bawah

Kimberly Wallace, MS, PT, Cert. MDT
Director, Physical Therapy
Rothman Institute
Philadelphia, PA,
Modifikasi oleh Jowir


Nyeri punggung bawah adalah nyeri yang paling umum kita alami baik saat masa remaja/muda atau saat kita dewasa, yaitu pada umur dua puluh lima (25) tahun dan lima puluh lima (55) tahun. Delapan puluh persen (80% ) populasi penduduk pernah mengalami fase nyeri punggung selama hidupnya, dan sekali fase ini dialami maka nyeri punggung mungkin akan terus berkelanjutan. Untuk alasannya, perlu dan pentingnya dipahami bahwa sesuatu aktivitas mungkin menjadi penyebab atau timbulnya fase nyeri punggung, dan apa yang akan anda harapkan ketika anda mencari pengobatan konservatif dan fisioterapi.

Sebagian besar pasien yang mengalami nyeri punggung mempercayai bahwa nyeri punggung yang dialaminya sebagai akibat dari kejadian trauma (luka) yang terjadi pada punggungnya, sebagai contoh misalnya dari hasil aktivitas olahraga atau mengangkat sesuatu yang berat. Tetapi sering juga nyeri punggung terjadi tanpa ada penyebabnya. Sering pasien menceritakan bahwa trauma/cidera pada punggungnya terjadi beberapa hari sebelum nyeri punggung terjadi pada dirinya. Untuk investigasi lebih lanjut, nyeri punggung dihubungkan dengan jeleknya postur dan posisi tubuh, yang mana seseorang yang mempunyai postur jelek dan posisi tubuh yang salah akan mengalami nyeri punggung setelah melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan nyeri punggung, bukan aktivitas fisik penyebabnya. Untuk itu sangat penting untuk mengatur posisi kita saat duduk, mengangkat dan menunduk serta mengerti beberapa gerakan/cara untuk mengurangi nyeri punggung.





Contoh Permasalahan
Seorang pasien laki-laki berumur 40 tahun yang datang ke klinik fisioterapi dengan mengeluh nyeri pada punggung bawahnya selama 2 minggu dan tidak tahu penyebab dari nyeri tersebut. Status pasien dia sering duduk dikantornya dan sebagai catatan nyeri punggung tersebut telah menyusahkannya. Dia melaporkan bahwa nyeri timbul saat duduk lama atau saat mengendarai mobil dan merasa baikan ketika berjalan. Dia tidak sanggup melakukan aktivitas berkebun karena nyeri timbul pada saat aktivitas tersebut, tetapi ketika dia berolahraga ke gym atau bermain basket dia merasa baikan. Selama seminggu dia merasa nyerinya bertambah dan agak berkurang ketika diakhir minggu. Dia tidak ada keluhan nyeri ketika tidur dan bangun tidur. Dia melaporkan nyeri punggung bawahnya terakhir timbul pada saat akhir kerja di computer.
Selama pemeriksaan fisioterapi, fisioterapis mengidentifikasi dengan gerakan yang tertentu untuk membantu mengurangi nyeri punggungnya. Melihat gejala nyeri tersebut, aktivitas yang menyebabkan nyeri punggung adalah ketika pasien menekuk punggungnya kedepan (fleksi punggung). Ketika pasien berjalan atau bermain basket, dia merasa baikan mengindikasikan bahwa menggerakkan tubuh kebelakang (ekstensi punggung) mengurangi nyerinya. Oleh karena itu, gerakan extensi dianjurkan untuk mengurangi nyeri punggung pasien selama pemeriksaan fisioterapis
Pasien diinstruksikan untuk melakukan gerakan khusus yaitu dengan menggerakkan punggungnya ke belakang (extensi punggung) supaya mengurangi nyeri. Instruksi ini seharusnya dilakukannya (pasien) secara teratur setiap harinya untuk mencegah timbulnya nyeri dan terapi untuk mengurangi nyeri punggungnya. Pasien juga diinstruksikan untuk menghindari aktivitas yang memacu timbulnya gejala dan dalam kasus ini menggerakkan punggung kedepan (fleksi punggung) seperti duduk membungkuk dan berkebun ditaman.


Mengoreksi Posisi Duduk dan Menginstruksikan Tehnik Angkat–Angkut yang Benar
Therapist mungkin telah mengetahui penyebab dari nyeri punggung yaitu jeleknya postur atau posisi duduk yang membungkuk pada saat pemeriksaan awal, karena kasus seperti inilah yang sering dikeluhkan, seperti yang terjadi dalam kasus diatas. Fisioterapi dapat menyuruh pasien ini untuk menggunakan lumbar roll agar posisi duduknya tepat atau menggunakan bantal khusus yang dirancang untuk menjaga kurva lordosis atau cekungan punggung bawah. Mengoreksi posisi duduk ini dapat mengurangi timbulnya nyeri. Pengaplikasian konsep koreksi postur tersebut juga berlaku saat pasien duduk di mbil, kantor dan tempat khusus dimana pasien menghabiskan waktu sehari-harinya. Menyarankan ketika duduk dalam waktu lamadikantor diselingi dengan beristirahat berjalan kemesin fax atau mesin copy.
Menginstruksikan kepada pasien tentang tehnik angkat-angkut dan menekuk punggung secara benar sangat diperlukan. Dengan riwayat penyakit diatas, aktivitas yang menimbulkan nyeri yaitu pada saat pasien menekuk punggungnya misalkan pada saat berkebun. Aktivitas seperti ini seharusnya dihindari sampai nyeri dapat dikontrol oleh pasien. Tetapi kadang-kadang seseorang harus melakukan posisi ini (menekuk punggung), untuk itu diperlukan pengajaran tehnik angkat-angkut dan menekuk punggung yang benar untuk mengurangi timbulnya nyeri punggung.
Meskipun ada gerakan tertentu yang perlu dihindari, tetapi ada juga gerakan dari aktivitas tertentu yang dapat menghilangkan nyeri. Dalam kasus diatas pasien merasa nyaman dengan punggungnya ketika bermain basket dan olahraga digym, aktivitas ini harus tetap dilanjutkan. Bagaimanapunjuga, sesuatu yang harus diperhatikan selain berolahraga yaitu pasien harus bisa menjaga posisi duduk yang tepat, sering pada beberapa kasus ditemukan pasien merasa baik punggungnya setelah olahraga tetapi beberapa jam kemudian pasien merasa punggung bawahnya tiba-tiba nyeri.


Aerobic Conditioning
Sekali timbul nyeri,tehnik untuk mengendalikan nyeri tersebut sanagt diperlukan, untuk itu pasien harus bersegera untuk melakukan program olahraga aerobik. Ini harus dipahami oleh pasien bahwa aktivitas aerobic membantu membawa nutrisi pada bangunan/struktur tulangpunggung. Kadang-kadang struktur ini, seperti diskus (bantalan sendi) memiliki asupan darah yang kurang bagus dan sedikit bergerak dan aktivitas aerobic dapat menyalurkan nutrisi pada struktur ini. Ketika seseorang tiba-tiba mengeluh nyeri punggung, sedikit dari nutrisi ini diperlukan oleh struktur tertentu dari pungung untuk menjaganya agar tetap stabil.
Aktivitas ini dipilih berdasarkan pada ketertarikan pasien, kesediaannya dan tepat dengan masalah yang dialami pasien. Umumnya program jalan dan bersepeda adalah pilihan yang tepat untuk kasus ini. Program latihan ini idealnya dilakukan paling sedikit 3 kali seminggu kira-kira 30-40 menit setiap latihannya.


Olahraga Kelenturan dan Penguatan Otot
Sesekali nyeri tersebut dapat kita control, fleksibilitas dari punggung dan ekstrimitas bawah diperlukan. Dalam contoh kasus diatas, pasien perlu menghindari gerakan fleksi punggung karena menyebabkan nyerinya. Sesekali nyeri dapat kita stabilkan, melakukan gerakan fleksi akan menjadi terbatas dan otot terasa kaku karena kita sering menghindari gerakan tersebut. Untuk itu mengembalikan gerakan fleksi diperlukan agar pasien dapat melakukan aktivitasnya seperti sedia kala. Sebagai tambahan terbatasnya kelenturan dari otot-otot kaki juga berpengaruh pada nyeri punggung, kekakuan pada otot ini menyebabkan perubahan postur seseorang dan postur seseorang berpengaruh terhadap kontrol nyeri punggungnya.
Begitu juga dengan stabilitas punggung, latihan penguatan juga digabungkan dalam program fisioterapi. Otot-otot trunk, perut dan ekstensor punggung otomatis harus dikuatkan. Sebagai tambahan otot-otot dari trunkberfungsi untuk menstabilkan punggung, begitu juga penguatan otot ekstremitasatas dan ekstremitas bawah juga dimasukkan dalam program. Penguatan kaki penting juga, kebanyakan seseorang mengangkat beban menggunakan otot kakinya daripada menggunakan otot punggung. Program dirumah untuk latihan penguatan seharusnya dibuat yang mudah untuk dilakukan dan membutuhkan peralatan yang sedikit.


Meminimalkan“Istirahat Total”
Tinggalkan hari untuk istirahat total dalam waktu lama. Umumnya, setiap orang dengan nyeri punggung akut, yang melibatkan gerakan dan posisi secepat mungkin ingin kembali ke aktivitas semula dan ingin segera menemukan cara sukses untuk mengendalikan nyeri punggung bawahnya dan ingin segera ke aktivitas normal.


Menggunakan Passive Modalitas
Tujuan utama dari program rehabilitasi ini adalah mengembalikan aktivitas dan fungsi sehingga dapat mengendalikan gejala nyeri punggung bawah, ada cara cepat yang terkadang dianjurkan yaitu penggunaan passive modalitas. Dalam banyak kasus, passive modalitas digunakan untuk mendukung program fisioterapi lainnya dan jenis aktif dilakukan fisioterapis selama perawatan. Fisioterapis menggunakan modalitas sebagai sarana awal untuk membantu pasien mengurangi nyerinya. Bagaimanapun juga kemajuan program fisioterapi bukan terfokus pada penggunaan modalitas tetapi peningkatan kemampuan dan fungsi yang cepat dengan menggunakan aktivitas dan latihan dan anjuran untuk perawatan dirinya sendiri.
Modalitas pasif adalah gambaran dari aplikasi peralayan fisioterapi yang meliputi cold pack, pemanasan atau pemakaian arus ketubuh untuk membantu mengurangi nyeri. Pemakaian peralatan ini dikatakan pasif karena dalam pelaksanaanya pasien tidak terlibat. Jenis yang sering dipakai untuk pemanasan adalah hot pack dan ultrasound. Pearawatan dengan peralatan dingin semisal cryotherapy juga dapat mengurangi nyeri. Dalam pelaksanaannya dengan menggunakan jenis cold pack atau ice massage untuk nyeri punggung. Fluoromethane adalah semprotan yang bisa diaplikasikan dikulit oleh terapis, dan selalu diikuti dengan penguluran otot punggung pasien oleh terapis.
Stimulasi listrik dapat juga digunakan untuk mengurangi nyeri. Tipe khusus adalah penggunaan TENS (transcutaneous electric nerve stimulation) dan arus sedang. Dalam kasus ini TENS berguna intuk mengontrol nyeri, khususnya nyeri yang sudah lama (kronik), portable Tens dapat juga kita gunakan dirumah.

Diposting oleh SUPER HERBALIS Jumat, 22 Januari 2010 0 komentar

Overview :
Ada beberapa macam spesialisasi dari fisioterapi, meskipun semua fisioterapis dapat melakukannya tetapi fisioterapi dapat dikategorikan kedalam beberapa bidang supaya orang awam dapat memahami peran serta fisioterapi dalam beberapa kasus. Dibawah ini sekilas gambaran tentang klasifikasi fisioterapi yang dapat dibagi menjadi lima bidang. Bacalah dengan seksama agar anda atau keluarga anda mengetahui pada bidang fisioterapi mana masalah anda atau keluarga anda dapat teratasi.

Orthopedic
Fisioterapis dalam bidang ini berkompeten terhadap diagnose orthopedik, penanganan kasus dan perawatan bila terjadi gangguan dan cidera pada sistem musculoskeletal (otot dan tulang) serta pemulihan pasien setelah operasi orhtopedik. Fisioterapi orthopedik ini sering kita jumpai di klinik ataupun rumah sakit dan banyak fisioterapis yang membuka praktek kerja pada bidang ini. Fisioterapis orthopedik adalah pelatih dalam merawat pasien setelah operasi persendian, cidera olahraga akut, arthritis dan amputasi ( kecil pada bagian anggota tubuh). Mobilisasi persendian, latihan penguatan, hot/cold pack dan elektrikal stimulasi adalah peralatan yang sering digunakan untuk mempercepat proses pemulihan dalam target orthopedik. Untuk itulah bila anda mengalami gangguan yang terkait pada otot, tulang, ligament atau tendon anda, anda akan mendapatkan keuntungan dari pemeriksaan yang dilakukan oleh fisioterapis spesialisasi ortopedik.
Geriatric
Fisioterapi pada bidang geriatric mencakup jankauan yang cukup luas terhadap kasus-kasus yang berkaitan dengan lanjut usia bukan berarti kita melupakan penanganan terhadap generasi muda tetapi fisioterapi geriatric memfokuskan pada orang lanjut usia. Karena ada banyak kondisi ataupun masalah yang terkait dengan orang yang bertambah umurnya menjadi tua termasuk didalamnya masalah yang tidak ada batasannya seperti : arthritis, osteoporosis, cancer, penyakit alzheimer’s, penggantian sendi lutut atau hip (TKR/THR), gangguan keseimbangan, incontinence bladder/bowel dan banyak lagi. Fisioterapi geriatric membantu membantu mengatasi masalah yang terkait diatas dan memberikan program-program khusus untuk membantu mengembalikan gerakan, mengurangi nyeri meningkatkan tingkat kesehatan dan kebugaran dan banyak lagi program-program yang ditawarkan.

Neurological
Fisioterapi neurologis harus disiplin konsentrasinya pada seorang pasien (fisioterapi privat) yang mengalami gangguan atau penyakit neurologi/syaraf . termasuk ganguan syaraf adalah penyakit alzeimer’s, cidera pada otak, cerebral palsy, multiple sclerosis, penyakit parkinson’s, cidera pada cord spinalis dan stroke. Gangguan yang paling umum dialami pasien dengan gangguan syaraf adalah kelumpuhan anggota badan, kelemahan penglihatan, gangguan keseimbangan, ketidakmampuan dalam bergerak (ambulasi/translasi) dan kehilangan fungsi tubuhnya. Fisioterapis bekerja dengan pasien ini untuk meningkatkan dan mengembalikan ketidakmampuannya terutama dalam hal aktivitas agar lebih mandiri.

Rehabilitasi Cardiovascular and Pulmonal
Fisioterapis bidang kardiovaskuler dan pulmonary (sistem pada jantung dan pernafasan) merawat beberapa kasus yang bervariasi dalam hal gangguan nafas dan jantung terhadap pasien yang menjalani operasi pada jantung atau paru-parunya. Tujuan utama dari perawatan pasien dengan gangguan tersebut adalah meningkatkan daya tahan dan pengoptimalan fungsinya. Terapi manual diperlukan pada kasus ini untuk membantu membersihkan paru dari sekresi yang dialami pasien dengan ganguan fibrotic paru. Pasien dengan gangguan jantung, post operasi coronary bypass, cronic obstructive pulmonary desease dan pulmonary fibrosis adalah sedikit contoh dari kasus yang bisa ditangani oleh fisioterapi spesialisasi cardiovaskuler dan pulmonary

Pediatric
Fisioterapi pediatric atau fisioterapi khusus anak-anak membantu mendeteksi awal pada masalah kesehatan dan menggunakan berbagai peralatan yang bervariasi untuk merawat berbagai gangguan yang dialami oleh populasi anak-anak didunia pada umumnya. Fisioterapis ini memfokuskan pada diagnosis, perawata, penanganan bayi,anak dan remaja yang mengalami penyakit bawaan, perkembangannya,syaraf dan ototnya, tulang atau pola gangguan atau penyakit. Perawatan ini terfokus pada peningkatan keahlian gross & fine motor(gross motorik :merangkak.berguling dst../ fine motorik: menggenggam, menulis dst..), keseimbangan, koordinasi,penguatan dan daya tahannya serta kognitif dan sensorik integration. Anak-anak dengan masalah keterlambatan tumbuh kembang , cerebal palsy, spina bifida dan tortikolis/tengeng adalah sebagian kasus yang ditangani oleh fisioterapi pediatric

Diposting oleh SUPER HERBALIS 0 komentar

Bagaimana Fisioterapi Dapat Membantu Fungsi Rehabilitasi Anda?
Apakah fisioterapi itu? Fisioterapi adalah pelatih khusus yang bekerja dengan pasien untuk mengembalikan aktivitas, kekuatan dan gerakan pasien termasuk didalamnya pasien yang mengalami cidera ataupun operasi. Fisioterapi dapat melatih pasien dengan olahraga khusus, penguluran dan bermacam-macam tehnik dan menggunakan beberapa alat khusus untuk mengatasi masalah yang dihadapi pasien yang tidak dapat diatasi dengan latihan –latihan fisioterapi.


Kenapa fisioterapi penting?
Fisioterapi penting dalam hal ortopedik untuk dua alasan utama
· Pertama, tipe pasien ortopedik mempunyai kekurangan yang membutuhkan penanganan. Sebagai contoh, pasien dengan carpal tunel syndrome (syndrome pada terowongan tulang pergelangan tangan) mempunyai kelemahan khusus pada otot tangannya dan membutuhkan target latihan untuk mengembalikan fugsinya. Atau pada sendi lutut sebagai contohnya chondromalacia mempunyai ketidakseimbangan pada otot-otot disekitar sendi lututnya. Seorang fisioterapi dapat melatih pasien dengan latihan-latihan tertentu untuk otot-otot tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan fungsi dan menurunkan masalahnya.
· Kedua, fisioterapi banyak mengetahui tentang prosedur operasi, tujuan latihan, anatomi otot dan tulang serta dapat menyesuaikan kondisi untuk meningkatkan gerak dan fungsi pasien. Setelah mengetahui tatacara operasi seperti penggantian sendi pinggul, ini sangat penting untuk mengetahui terapi yang diberikan kepada pasien disesuaikan dengan tatacara operasi. Beberapa operasi berpengaruh pada keterbatasan gerak dan luas gerak sendinya, untuk itu seseorang yang mengetahui banyak tentang masalah seputar tatacara operasi dibutuhkan untuk mengembalikan gerak dan fungsi pasien sehingga tujuan terpi dapt tercapai

Banyak masalah-masalah ortopedik yang dapat ditangani tanpa ikut campur tangan seorang fisioterapi. Seringkali dengan latihan sederhana atau penguluran dapat menolong pasien untuk meningkatkan kondisinya. Walaupun demikian banyak juga kondisi komplikasi ortopedik yang membutuhkan latihan khusus bersama fisioterapi untuk merawat pasien.

Apakah hal terpenting yang bisa dilakukan fisioterapi
Fisioterapi mempunyai banyak peralatan rehabilitasi, beberapa ketrampilan khusus yang dimiliki seorang fisioterapi adalah:
• Streetching/Penguluran
Penguluran adalah penting untuk menjaga luas gerak sendi disekitar persendian. Jika pasien mempunyai kekakuan pada sendinya, aktivitas normal seperti membuka botol atau menaiki tangga kadang terganggu. Dengan penguluran yang tepat, keterbatasan fungsi ini dapat diatasi. Apabila terdapat cidera atau melakukan operasi,jaringan parut dan kontraksi jaringan lunak adalah hasilnya dan penguluran penting untuk dilakukan.
o Strengthening/penguatan
latihan penguatan dilakukan untuk membantu pasien meningkatkan fungsi dari otot. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kekuatan, ketahanan dan menjaga meningkatkan lingkup gerak sendinya. Tipe paling umum untuk latihan penguatan adalah:
o Closed Chain
Latihan closed chain dilakuka dengan posisi kaki terkunci dengan tanah. Sebagai contohnya adalah leg squat. Tujuan latihan ini untuk keseimbangan dan kekuatan otot. Dengan melakukan legsquat ini otot yang lemah yaitu quadriceps dan lawannya hamstring, keduanya berkontraksi sehingga kekuatan dan keseimbangan kedua otot tercapai. Latihan Open chain seperti leg ekstension kesimbangan dan kekuatan kedua otot tidak tercapai.
o Proprioceptive
Propiosepsi adalah rasa untuk mengetahui letak bagian dari tubuh. Ini mungkin merupakan konsepe sulit ketika anda memegang Sesutu benda sampai anda kehilangan benda tersebut, karena begitu banyaknya propiosepsi bekerja tanpa anda sadari. Ketika anda kehilangan propiosepsi,sebagai contohnya sendi pergelangan kaki setelah sprain/cidera ligament, pasien sering mengeluh ketidakstabilan sensasi pada sendinya. Latihan propiosepsi mengarahkan tubuh anda untuk mengontrol posisi dari sendi yang cidera.
• Ice and Heat Therapy
Dingin dan panas ditujukan untuk menghangatkan dan mendinginkan otot, sebagai catatan modalitas ini dapat meningkatkan aliran darah dan dapat menurunkan pembengkakan. Ini mungkin merupakan aspek terpenting dalam proses terapeutik
• Ultrasound
Ultrasound uses high frequency sound waves (not within the range we can hear) to stimulate the deep tissues within the body. By passing an ultrasound probe over the body, deep tissues are stimulated by the vibration of the sound wave. This leads to warming and increased blood flow to these tissues.
• Electrical Stimulation
Elektrikal stimulasi yaitu terapi dengan menggunakan listrik. Dengan memasang arus listrik pada daerah yang bersangkutan/mengalami nyeri, syaraf yang menghantarkan rasa nyeri diubah. Pasien sering merasakan nyerinya berkurang setelah treatment tersebut.
• Aquatic Therapy
Aquatic terapi atau Terapi dengan air adalah cara terhebat untuk mengembalikan kembali gerakan dan menjaga kekuatan dan latihan ini dilakukan dikolam renang. Latihan ini menjadi sangat terkenal akhir tahun ini karena banyak pasien yang kesulitan dalam latihan menjadi bisa ketika dilakukannya didalam air. Adanya kekuatan untuk mengapung membantu tubuh dan air juga memberikan tahanan gentle/perlahan-lahan sehingga meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh.
• Biofeedback
Biofeedback adalah menggunakan berbagai peralatan untuk meningkatkan satu atau grup otot yang lemah.

Diposting oleh SUPER HERBALIS 0 komentar

Dasar Berjalan:
Berjalan adalah aktivitas olahraga yang terbaik. Berjalan sangatlah mudah dan dapat menolong anda menurunkan berat badan dan ini sangat bagus buat jantung dan resiko yang dihasilkanpun hampir tidak ada.
Berjalan adalah pilihan yang bagus, khusus untuk orang yang mempunyai badan berbentuk dan orang yang takut pergi gym dengan alasan takut badannya berotot. Anda dapat memulainya dengan mengatur tujuan jangka pendek yaitu sekali berjalan 5menit atau dua kali sehari, misalkan berjalan ketoko yang letakanya dipojok atau berjalan kebox surat. Anda mungkin mengatakan ini adalah tujuan yang mudah diraih, dan latihan ini dikatakan berhasil jika menambah kepuasan dan motivasi anda. Dari sini anda dapat mengatur tujuan jangka panjang seperti berjalan dua atau tiga kali sehari dengan waktu 20 menit setiap sesinya. Dan tentunya, sangatlah penting jika anda menanyakan terlebih dahulu kepada dokter sebelum anda memulai latihan rutin, khususnya jika anda tidak pernah melakukan olahraga sebelumnya.
Berjalan juga bermanfaat bagi orang yang selalu melakukan olahraga/atlet. Sebagai contoh, seorang atlet dianjurkan sebelum memulai latihan untuk berjalan 5-10 menit untuk pemanasan, ini sama seperti berjalan dengan intensitas rendah sebelum olahraga rutin, dan diakhiri dengan berjalan 5-10 menit untuk pendinginan. Jika anda melakukan aktivitas berjalan pada latihan cardio secara rutin, anda akan mendapatkan bonus/manfaat selama liburan dan wisata, karena orang membayar sangat mahal untuk taxi ketika pergi ketaman atau ketempat hiburan.


Keunggulan Berjalan:
Berjalan sangatlah murah dan intensitasnya rendah
Anda bisa mengatur langkah, tehnik dan lokasi untuk mengatur tingkat olahraga anda
Ini adalah cara terbaik bagi seseorang yang tidak pernah berolahraga untuk memulai mendapatkan tubuh yang ideal kembali, dan berjalan juga sangat bermanfaat bagi para atlet.
Berjalan sangatlah menyenangkan ketika musim mendukung, tetapi anda dapat juga berjalan dengan perasaan bosan jika anda melakukannya di treadmill atau mall. Bandara ataupun digedung-gedung bertingkat.
Berjalan tidaklah bermanfat bagi anda saja tetapi juga bermanfaat untuk lingkungan. Daripada anda menggunakan mobil atau sepeda, anda malah mendapatkan kesehat an dengan berlari


Kelemahan Berjalan:
Seseorang terkadang bosan ketika berjalan
Berjalan mungkin terlalu lama untuk menurunkan berat badan dibandingkan dengan bentuk aktivitas lainnya, khususnya jika anda terlalu meminimalkan langkah ketika berjalan.
Untuk mendapatkan latihan yang lengkap anda harus digabungkan dengan aktivitas penguatan dan penguluran.

Tips Berjalan:
Jaga kepala anda agar tetap tegap dan berada ditengah diantara bahu dan bahu anda kebelakang dan turun. Dada anda agak diangkat dan perut anda kontraksikan.
Lengan anda harus ditekuk 90 derajat. Ayun keduanya kebelakang-kedepan dan seterusnya jangan dari samping kesamping. Jaga kedua tangan anda agar tetap menggenggam.
Tenaga dari gerakan ketika anda berjalan terbesar berasl dari paha daripada di betis, untuk itu jaga terus paha anda agar tetap relaks dan jangan dibuat-buat. Berjalan dengan langkah cepat lebih baik daripada berjalan dengan langkah janggal.

Berjalan adalah olahraga terbaik untuk para pemula, tetapi jika anda tidak pernah melakukan olahraga, mulailah dengan perlahan-lahan dan berangsur-angsur ditingkatkan intensitasnya.
Jangan lupa membawa air. Pelindung matahari, kacamata ketika anda berjalan diluar apalagi jika musim dingin, menggunakan pakaian yang mencolok atau tape yang ada lampunya jika berjalan di kegelapan, dan sebagai pertimbangan memakai helm berlampu

Diposting oleh SUPER HERBALIS 0 komentar

Subscribe here